MADIUN – Peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) terhadap geliat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Madiun terbukti cukup membantu. KIM sebagai agen informasi masyarakat turut bekontribusi memasarkan produk UMKM di sekitar. Koordinasi apik ini tentu harus terus ditingkatkan. Pemkot Madiun melalui Diskominfo setempat terus berupaya memberikan pendampingan agar keduanya saling berkembang dan saling bermanfaat satu dengan lainnya.

‘’Perkembangan teknologi informasi kian pesat. Masyarakat harus dapat memanfaatkannya. Terutama pelaku usaha. Kami ingin KIM juga berperan di sana,’’ kata Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Madiun Iroh Sunirah saat Pembinaan KIM di aula Kecamatan Kartoharjo, Kamis (25/10).

KIM, lanjutnya, harus dapat berperan dalam pengembangan UMKM di lingkungan sekitar. Paling tidak, turut mempromosikan produk-produknya. UMKM merupakan tonggak perekonomian. Bukan hanya menggeliatkan ekonomi masyarakat. Namun, juga menyerap tenaga kerja. Namun, keberadaan UMKM ini banyak yang stagnan. Bahkan, cenderung mengalami kemunduran. Masalahnya klasik. Jangkauan pemasaran yang belum luas.

‘’Ini bisa karena pelaku UMKM belum merambah media promosi digital. Biasanya karena pelakunya memang sudah tua. Nah, KIM dapat berperan disitu,’’ ujarnya.

Apalagi, KIM memiliki kemampuan dalam bidang informasi. Sudah mengelola website dan media sosial. Keduanya dapat saling bersinergi di dalamnya. Tak heran, tema Bersama KIM Membangun UMKM Berbasis Digital dipilih dalam pembinaan kali ini. Pembinaan memang rutin setiap bulan dengan tema menyesuaikan kondisi saat itu.

‘’Kami sengaja mendatangkan pembicara-pembicara di bidang teknologi informasi. Harapannya, anggota KIM mendapat wawasan yang lengkap terkait apa dan bagaimana memanfaatkan teknologi informasi untuk pengembangan UMKM,’’ ungkapnya sembari menyebut pembinaan juga menyentuh pertunjukkan seni rakyat (pertura) gabungan ketoprak dan ludruk.

Kepala Diskominfo Kota Madiun Subakri menyebut pembinaan yang dilakukan tidak hanya untuk mengoptimalkan peran KIM dibidang penyebaran informasi. Namun, juga penyebaran informasi dibidang industri. Ini sesuai dengan tema Hari Jadi Pemprov Jatim tahun ini. Pemprov bertekad memakmurkan Jawa Timur melalui Industri UMKM berbasis digital. Begitu juga dengan Pemkot Madiun yang ingin mengembangkan UMKM menuju digitalisasi industri melalui peran KIM.

‘’KIM harus berdaya. Tidak hanya urusan penyebarluasan informasi. Namun, juga harus berdaya dalam bidang lain. Salah satunya, pengembangan UMKM,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun