MADIUN – Tahapan puncak Pilkada telah dilewati. Kota Madiun cukup kondusif selama tahapan demi tahapan. Ini tak terlepas dari peran semua pihak. Walikota Sugeng Rismiyanto mengapresiasi masyarakat Kota Madiun yang semakin dewasa dalam berdemokrasi.

‘’Kota Madiun sudah melewati satu tahapan penting dari sekian tahapan panjang Pilkada. Kondisi cukup aman dan tertib hingga puncak tahapan yang baru saja dilewati. Semoga ini terus terjaga seterusnya,’’ kata walikota saat memantau penghitungan cepat di kantor Bakesbangpol Kota Madiun, Rabu (27/6/2018) malam.

Hasil Pilkada, kata dia, memang sudah mengemuka dari hitung cepat. Namun, masyarakat diminta untuk tetap tenang. Baik yang mendukung maupun sebaliknya. Sebab, hasil penghitungan resmi hanya dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat melalui tahapan yang sudah ditentukan. Artinya, hasil quick count hanya dapat menjadi referensi sementara. Bukan menjadi acuan resmi.

‘’Kami mohon masyarakat sabar menunggu rekapitulasi resmi dari KPUD. Karena tidak menutup kemungkinan adanya perubahan. Itu wajar karena hitung cepat juga memiliki margin eror. Tetapi pada prinsipnya pemkot tetap berupaya maksimal menyajikan data yang falid,’’ tuturnya.

Pasangan Maidi-Inda Raya unggul sementara berdasar hitung cepat tersebut. Mada memperoleh dukungan 38,60 persen atau 39.474 suara dari 102.259 suara sah. Mada -sebutan paslon nomor urut 1- unggul dari dua paslon lain. Paslon Mahardika-Arief berada diurutan kedua dengan 35.371 suara atau 34,59 persen. Sedang, paslon Yusuf-Bambang memperoleh 26,81 persen atau 27.414 suara. (nur,tia/diskominfo)