MADIUN – Kota Madiun genap berusia 100 tahun. Kemajuan diberbagai bidang semakin terlihat seiring bertambahnya usia. Salah satunya, iklim investasi yang cukup bagus di Kota Madiun. Berbagai hotel bermunculan. Berbagai bisnis makanan bertumbuhan. Ini tak terlepas dari kondusifitas Kota Madiun yang selama ini dijaga tiga pilar bersama elemen masyarakat.
 
‘’Banyak investor yang masuk di Kota Madiun. PAD Kota Madiun terus naik, karena iklim yang bagus untuk berusaha. Ini tidak akan terwujud kalau kondisinya tidak aman,’’ tutur Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat Tabligh Akbar dalam rangka ciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai di Polres Madiun Kota, Rabu (20/6/2018).
 
Terciptanya keamanan, kata dia, berarti sendi-sendi pembangunan ekonomi berjalan sehingga tercapailah kesejahteraan masyarakat Kota Madiun. Walikota mengapresiasi penyelenggaraan Tabligh Akbar tersebut. Apalagi, kepolisian tengah disibukkan pengamanan lebaran dan Pilkada serentak. Walikota menyebut koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat tetap penting dan perlu. Kegiatan Tabliq Akbar merupakan salah satu cara yang efektif.
 
‘’Jangan sampai terlena. Koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat harus terus dijalin. Biarpun pada detik-detik akhir menjelang pelaksanaan Pilkada. Ketertiban dan keamanan Kota Madiun wajib terus dijaga,’’ tuturnya dihadapan anggota TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan stake hoder yang terlibat.
 
Kapolresta Madiun Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Nasrun Pasaribu menyebut kondisi Kota Madiun kondusif. Lalulintas lancar meskipun ada beberapa titik yang sedikit terjadi kepadatan. Pun, itu lantaran buangan arus lalulintas dari daerah sekitar. 
 
Selain itu, adanya pintu tol juga menambah padat arus lalu lintas di Kota Madiun. Pihaknya tentu bukan tanpa upaya. Sejumlah pos pengamanan dan pelayanan disiagakan. Pos bakal berakhir pada 24 Juni mendatang. 
 
‘’Prinsipnya, kami bertugas membantu masyarakat untuk menjaga kelancaran arus mudik dan balik lebaran,’’ ujarnya.
 
Rangkaian kegiatan Tabligh Akbar di antaranya kataman Alquran dan Dzikir bersama. Kegiatan ditutup dengan doa. Pelaksanaan dimulai Rabu pagi oleh jamaah Jantiko Mantab dari Kediri dan Kota Madiun. (luki,adit/diskominfo)
 
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun