MADIUN – Rangkaian Safari Ramadan di Kota Madiun berlanjut. Bukan hanya sebagai sarana menjalin silaturahmi, safari juga upaya menjalin komunikasi dengan semua elemen masyarakat. Termasuk anak yatim-piatu. Seperti giat Safari Ramadan yang digelar DPRD bersama Pemkot Madiun serta forpimda setempat di gedung DPRD, Jumat (1/6/2018). Wakil rakyat sengaja mengajak anak yatim piatu se-kota pecel buka bersama.

‘’Merajut kebersamaan antara pemimpin dengan masyarakatnya. Kebersamaan ini terasa indah, sejuk dan syahdu. Apalagi dengan melibatkan anak-anak yatim piatu,’’ kata Ketua DPRD Kota Madiun Istono disela-sela acara.

Buka bersama, kata dia, merupakan bentuk kebersamaan dan wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kebersamaan lantaran semua berbaur tanpa ada batas. Mulai pejabat hingga anak yatim piatu. Terdapat ratusan anak yatim dari empat yayasan. Istono menyebut anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Terutama bagi umat muslim seperti yang dicontohkan Rasulallah.

‘’Anak yatim piatu juga bagian dari masyarakat Kota Madiun. Mereka berhak mendapatkan hak-hak yang sama. Termasuk berhak mendapat kebahagiaan. Semoga kegiatan ini dapat sedikit meringankan beban dan menambah kebahagiaan mereka,’’ ungkapnya sembari menyebut acara juga dihadidi Ketua MUI, Kapolresta, Kepala OPD, Camat se-Kota Madiun dan Lurah se-Kota Madiun, pimpinan partai politik, dan pimpinan LSM.

Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto mengapresiasi kegiatan yang dilakukan wakil rakyat. Kegiatan bukan hanya sebagai ajang silaturahmi antar pejabat. Namun, juga memberikan manfaat bagi anak-anak yatim piatu. Selain itu, kunjungan anak-anak yatim-piatu juga sebagai wahana belajar. Anak-anak dapat mengetahui gedung DPRD serta dapat mengenal lebih dekat wakil rakyat dan pemimpinnya. Kegiatan Juga untuk memotivasi anak yatim piatu agar lebih bersemangat.

‘’Adik-adik ini pasti jarang masuk gedung dewan. Selain itu, juga untuk meringankan sedikit beban mereka,’’ ungkap Walikota Madiun.

Kota Madiun mendapatkan penghargaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan Pemerintah Daerah tahun 2017 dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi tersebut bentuk kerja keras dari Pemkot bersama DPRD, tanpa kebersamaan hal seperti itu sulit untuk diwujudkan.

‘’Sama-sama mengabdikan untuk kepentingan masyarakat Kota Madiun yang lebih baik,’’ pungkasnya. (luki/adit/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun