MADIUN – Giat pembagian bahan kebutuhan pokok Pemkot Madiun berlanjut. Kali ini giliran warga Kecamatan Kartoharjo yang kebagian. Sebanyak 500 warga dari sembilan kelurahan kecamatan setempat mendapat bantuan bahan pokok tersebut saat buka bersama, Senin (28/5/2018). Bukan hanya untuk membantu kurang mampu. Pembagian juga sebagai upaya menekan inflasi.

‘’Kegiatan ini diharap dapat membantu masyarakat mencukupi kebutuhan pokok. Ini penting karena harga kebutuhan pokok seringkali naik saat Ramadan dan menjelang Lebaran,’’ tutur Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat membuka buka bersama di aula Kecamatan Kartoharjo.

Bantuan berupa beras dan minyak untuk 500 masyarakat. Harga beras dan minyak ini cenderung naik. Walikota berharap kebutuhan masyarakat kurang mampu tetap tercukupi kendati harga keduanya naik.

Selain itu kegiatan merupakan bentuk silahturahmi pemkot dengan warga. Gelaran buka bersama dan pembagian bingkisan tersebut dilakukan bertahap dan terbagi di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Taman, Sabtu (26/5) kemarin, Kecamatan Kartoharjo, Senin (28/5), dan terakhir Kecamatan Manguharjo, Rabu (30/5).

‘’Menjelang lebaran dan juga masa pilkada saya menghimbau masyarakat selalu menjaga kondusifitas Kota Madiun,’’ ajaknya.

Walikota Madiun juga menyinggung permasalahan sertifikat yang telah dibagikan. Dia menghimbau masyarakat segera melengkapi persayaratan bagi yang belum selesai mengurus sertifikat.

Rari 1.383 bidang tanah, lanjutnya, baru 583 sertifikat yang dikeluarkan. Artinya masih ada 800 sertifikat yang belum bisa dibagikan. Walikota mengaku sudah memerintahkan masing-masing lurah agar dapat mengumpulkan warga yang belum lengkap dalam pengurusan sertifikatnya.

‘’Kalau Senin depan sudah bisa dilengkapi dan diserahkan ke BPN (Badan Pertanahan Nasional) serta dinyatakan lengkap, sertifikat sudah dapat jadi paling lama sebulan setelahnya. Itu seperti yang dijanjikan Kepala BPN Wilayah Madiun,’’ pungkasnya. (lelly,nurdiono/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun