MADIUN – Hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA/sederajat diumumkan hari ini (3/5). Pihak sekolah telah merencanakan skenario agar para siswanya tak terlibat aksi-aksi yang berpotensi menyebabkan gangguan ketertiban umum.

Di SMAN 2 Madiun misalnya. Pengumuman hasil ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dilaksanakan melalui website sekolah. Sehingga, siswa tidak perlu datang ke sekolah. ‘’Akan diunggah pukul 12.00 siang,’’ ujar Waka Humas SMAN 2 Madiun Endah Sulistyaningsih.

Hal serupa juga dilakukan oleh SMAN 1 Madiun. Hari ini, tidak ada kegiatan bagi siswa kelas XII di sekolah. Mereka diminta menunggu hasil pengumuman di rumah masing-masing. ‘’Yang diumumkan selain UNBK juga kelulusan siswa,’’ ungkap Kepala SMAN 1 Madiun Imron Rosidi.

Sebelumnya, kepala sekolah yang menjabat sejak awal 2014 itu juga telah mengimbau kepada para siswanya. Agar mereka tidak ikut-ikutan aksi corat-coret seragam sekolah. Apalagi, konvoi motor di jalanan. Harapannya, para siswa dapat mematuhi aturan dan merayakan kelulusan dengan kegiatan yang lebih positif.

Di lain pihak, SMKN 2 Madiun menerapkan dua sistem pengumuman yang berbeda. Selain melalui website, mereka juga memberikan pengumuman kelulusan di lokasi tertentu yang telah ditunjuk.

Kepala SMKN 2 Madiun Taridjo menjelaskan, beberapa siswanya ada yang sudah diterima bekerja. Sebagian di antaranya ada di luar kota. Untuk itu, mereka bisa melihat hasil pengumumannya melalui website. ‘’Tidak perlu datang ke sekolah,’’ tuturnya.

Sedangkan, bagi siswa yang saat ini masih berada di Madiun, bisa melihat pengumuman di lokasi tertentu. Sebelumnya, para siswa sudah menentukan lokasi pilihannya sendiri. Kemudian, hari ini mereka akan mendatangi tempat tersebut untuk melihat hasil belajarnya. ‘’Biasanya di rumah wali kelas,’’ imbuhnya.

Sehari sebelumnya, Dinas Pendidikan Jatim mengumpulkan seluruh kepala sekolah SMA/sederajat di Surabaya. Mereka melihat langsung hasil perolehan nilai siswa dalam UNBK. Di Kota Madiun, jumlah rata-rata nilai UNBK SMA jurusan IPA baik dari sekolah negeri maupun swasta adalah 63,45. Sedangkan, jurusan IPS adalah 57,30.

Pada UNBK tahun ini, SMK Bina Farma Madiun dan SMK Kesehatan Aditapa Madiun berhasil memperoleh predikat 10 besar nilai UNBK tertinggi se-Jatim. Dengan jumlah murid 145 orang, SMK Bina Farma berhasil meraih nilai UN total 252,23. Sedangkan, SMK Kesehatan Aditapa dengan 61 siswa berhasil meraih nilai 250,92.

Sementara itu, sebagian siswa merayakan kelulusan hari ini dengan aksi coret-coret seragam dan konvoi. Diketahui, siswa yang melakukan aksi itu merupakan gabungan dari Kota dan Kabupaten Madiun. Meski demikian, pihak kepolisian terus mengawal kegiatan tersebut dan mengarahkannya agar tidak sampai mengganggu ketertiban umum. (WS. Hendro,irs/madiuntoday)