MADIUN – Menyongsong pemilihan umum (pemilu) 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menyelenggarakan pagelaran seni dan budaya, Sabtu (21/4). Kegiatan terlaksana di Lapangan Gulun.
 
Acara yang dimulai pukul 19.00 itu dihadiri oleh unsur Forkopimda, para ketua dan sekretaris partai politik, bawaslu, serta perwakilan ormas. ‘’Juga, perwakilan dari lima segmen dalam pemilihan. Yaitu, segmen wanita, marginal, difabel, pemilih pemula, dan tokoh agama.
 
Ketua KPU Kota Madiun Sasongko menuturkan, kegiatan tersebut dilaksanakan serentak seluruh Indonesia. Tujuannya, sebagai media sosialisasi kepada masyarakat tentang tahapan pelaksanaan pemilu 2019. ‘’Tahun depan, tepatnya 17 April 2019, kita akan melakukan pemilihan serentak,’’ tuturnya.
 
2019 mendatang, masyarakat Indonesia tak hanya memilih pasangan presiden dan calon presiden saja. Tetapi juga anggota DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.
 
Sasongko berharap, pelaksanaan pemilu 2019 berlangsung damai. Karena itu, KPU akan terus berkomunikasi dengan para pengurus parpol.
 
Kegiatan sosialisasi diisi dengan pagelaran seni khas Kota Madiun. Di antaranya, Tari Solah Mediunan dan Tari Beksan Parisuko. Juga, disediakan 200 bungkus nasi pecel gratis bagi tamu undangan dan masyarakat sekitar.
 
Sementara itu, Walikota Sugeng Rismiyanto melalui Sekda Rusdiyanto mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan KPU. Menurutnya, sosialisasi di tempat terbuka termasuk cara yang efektif. ‘’Memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi,’’ ujarnya.
 
Dalam sambutan tersebut, Rusdiyanto menegaskan agar masyarakat bisa mendapatkan sosialisasi yang lengkap dan komprohensif terkait pemilu dan pilkada. Di antaranya tentang identitas calon, mutu calon, hingga tahapan pelaksanaan. (WS. Hendro, irs/diskominfo)
 
#100ThMadiun
#KotaKarismatikMadiun