Madiun – Banyaknya Industri di Kota Madiun menjadikan kota ini dikenal dengan julukan Kota GADIS (Perdagangan, Pendidikan dan Industri). Dan salah satunya adalah Pabrik Gula (PG) Rejoagung Baru. Pabrik gula yang sudah berdiri lama di Kota Madiun ini, tentu memiliki peranan dalam membangun pertumbuhan ekonomi dan mencukupi kebutuhan bahan pokok yaitu gula untuk masyarakat Kota Madiun.

Bulan april ini PG Rejoagung Baru mengadakan aktivitas giling tebu untuk produksi gula di tahun 2017. Biasanya, sebelum dilaksanakan giling tebu akan diadakan dulu rangkaian kegiatan yang pelaksanannya ditujukan untuk karyawan, khususnya, dan untuk masyarakat Kota Madiun pada umumnya.

Menindaklanjuti hal tersebut PG Rejoagung Baru mengadakan selametan buka giling 2017, kamis (6/4), sebagai tanda dimulainya rangkaian buka giling. Selametan yang mengambil tema Satu Jiwa Raih Juara dilaksanakan di Gedung Pertemuan PG. Rejoagung Jl. Yos Sudarso Kota Madiun.

Sugeng Rismiyanto, Wakil Walikota Madiun, yang diundang PG Rejoagung baru mengapresiasi pelaksanaan acara ini. “Rangkaian kegiatan buka giling PG. Rejo Agung Baru Insya Allah akan bermanfaat bagi kita semua, khususnya masyarakat Kota Madiun.” tutur Sugeng.

Sementara itu General Manager PG. Rejoagung Baru Nina Trisnawati yang baru tahun 2016 menggantikan Ambono Wahyudianto juga menyampaikan paparan mengenai PG Rejoagung Baru yang mendapat perimgkat kelima se-Indonesia dalam memproduksi gula.

“Harapan kami semua bahwa kinerja pabrik Rejo agung ini menjadi lebih baik, dan sesuai dengan harapan kami, selain itu tak lupa kami juga berterimakasih kepada karyawan yang loyal sehingga menjadikan PG Rejoagung lebih maju”ujar Nina. Lebih lanjut, nina menyampaikan bahwa PG Rejo Agung baru tetap bertekad untuk selalu menjaga keseimbangan lingkungan dan meminimalkan penggunaan bahan bakar kimia.

”Dalam pelaksanaan pengoperasional boiler(ketel uap) PG Rejo Agung Baru hanya menggunakan bahan bakar ampas tebu yang habis digilng dan tidak menggunakan suplesi bahan bakar dari residu. Hal ini sudah dilaksanakan di kondisi sulitpun yakni di tahun kemarin 2016 kita tetap mempertahankan menggunakan bahan bakar ampas tebu.” terang GM Wanita ini.

Undangan lain yang hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kota Madiun, Maidi, Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, perwakilan dari Lanud Iswahyudi, perwakilan Polres Madiun Kota, Forpinda Kota Madiun dan Forpinda Kabupaten Madiun, serta tak lupa 850 karyawan PG. Rejo Agung Baru.

Selametan atau syukuran buka giling ini terdiri dari 2 kelompok yakni pertama acara keagamaan, bakti sosial dan bina lingkungan hidup meliputi doa bersama, khitanan massal, pemberian santunan kepada 26 anak asuh dan 200 orang tidak mampu di lingkungan PG.

Sedangkan yang kedua, acara kesenian dan hiburan dengan menghadirkan Barongsai dan Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon “Amarto Binangun” dengan dalang Anom Dwi Jokangko yang pelaksanaannya akan digelar nanti malam. Untuk lebih memeriahkan selametan, PG Rejoagung Baru menampilkan sendra tari kolosal dimana penarinya dari karyawan PG. Rejoagung Baru sendiri, penampilan group band, dan penyerahan penghargaan kepada 29 orang karyawan PG. Rejoagung Baru karena memiliki dedikasi kinerja yang bagus. (kmf)