Madiun – Kinerja BUMD sebagai salah satu sumber PAD tidak akan maksimal tanpa dukungan seluruh karyawan. Hal inilah yang melatarbelakangi Pemkot Madiun untuk memberikan pembinaan dalam acara yang bertajuk “Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Madiun Tahun 2017” yang diadakan di Ruang 13, kamis (6/4), Sekretariat Daerah Kota Madiun.

Sugeng Rismiyanto, Wakil Walikota Madiun, yang langsung membina karyawan BUMD, menekankan pada peningkatan semangat, kualitas serta motivasi kerja.
Selain itu tujuan dibentuknya BUMD tidak lepas dari harapan akan keuntungan/profit yang dihasilkan sebagai salah satu sumber PAD.

“Omong kosong jika ada yang mengatakan bahwa BUMD mengutamakan fungsi sosial, pasti ada tujuan profit dari pemerintah daerah yang ingin dihasilkan,” tambah wawali.
Selain itu wawali juga menekankan untuk tidak cepat berpuas diri dengan hasil yang sudah ada.

“Kinerja BUMD harus terus ada peningkatan, serta keuntungan yang ingin dicapai harus bisa diukur, atau seperti apa tolak ukurnya, harus jelas!”, tegas Sugeng di akhir sambutannya.

Acara yang dihadiri oleh sekretaris Daerah Kota Madiun ini, juga menghadirkan narasumben asisten Pemerintahan dan Pembangunan Sekda Kota Madiun, Adriono Waskito Murti, serta diikuti oleh karyawan 3 BUMD yang dimiliki oleh Pemkot Madiun, beserta direktur masing-masing, yaitu PD Aneka Usaha, PDAM Kota Madiun, dan PD Bank Daerah Kota Madiun (lebih dikenal dengan nama Bank Pasar). (kmf)