• Sarana


  • Volume Sampah Naik Selama Lebaran

    Tradisi lonjakan sampah di Kota Madiun memang terjadi setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan banyaknya pemudik yang mengunjungi kota Madiun selama libur lebaran. Tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi mengakibatkan sampah rumah tanggal pada tanggal 19-23 September naik drastis. Kenaikan sampah mencapai 10% seperti yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Winongo. Setiap hari biasanya hanya mengangkut 300 kubik, pada saat libur lebaran kemarin bisa mencapai 330 kubik per hari.

    Kenaikan produksi sampah 70% dari sampah rumah tangga. Wajar saja karena populasi kota Madiun meningkat pada saat libur lebaran kemarin. Untungnya kondisi tersebut sudah diantisipasi oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dengan tidak meliburkan personilnya pada saat lebaran. Hal itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab personil DKP dalam rangkaian menciptakan kondisi kota Madiun yang bersih.

    Dengan disiagakan personil DKP, penumpukan di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah tidak terjadi. Disamping itu, jumlah truk sampah di TPA Winongo juga memadai. Sistem penataan sampah di TPA Winongo juga sudah baik sehingga begitu sampah datang di TPA, alat berat eskavator siap menata sampah yang menggunung serta menimbunnya dengan tanah.

    Mulai hari ini (29/09) kemungkinan produksi sampah rumah tangga kembali normal.