Anti Korupsi Tak Hanya Sebatas Slogan dan Janji, Jujurlah Kepada Diri Sendiri di Hadapan Illahi
Tingkatkan Produktivitas Lansia, Pemkot Madiun Terima Kunker Yayasan Gerontologi Probolinggo PDF Print
Written by Admin Humas   
Thursday, 21 November 2013 10:50

 

Seseorang pasti akan merasakan masa lansia. Dimana seseorang tersebut telah memasuki usia 60 tahun. Pemerintah pun diharapkan untuk memberikan kepeduliannya bagi lansia guna menyehatkan dan memperpanjang usia lansia.

Di wilayah Jawa Timur, jumlah usia harapan hidup bagi lansia mengalami peningkatan. Tentunya, hal ini dilatarbelakangi oleh peran Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah menyediakan berbagai fasilitas dan kemudahan bagi lansia. Kemudahan tersebut antara lain di bidang pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit, sarana dan prasarana, olah raga,pelatihan ketrampilan bagi lansia produktif dan potensial, loket pelayanan khusus bagi lansia di kantor-kantor pemerintahan, hingga tiket pesawat dan kereta api yang juga tersedia bagi lansia.

Pemerintah Kota Madiun telah menunjukkan kepeduliannya bagi lansia. Baik melalui senam lansia yang digelar setiap bulannya disertai dengan pemeriksaan kesehatan, hingga pembinaan rohani. “Pemkot Madiun setiap tahunnya telah menganggarkan di dalam APBD bantuan untuk karang werda, yayasan gerontologi abiyoso dan lansia yang ada di setiap kelurahan,” kata Wakil Walikota Madiun saat menerima kunjungan kerja pengurus perwakilan yayasan Gerontoligi Abiyoso Kota Probolinggo (20/11). Diungkapkan Wakil Walikota Madiun, hampir di setiap RT dan kelurahan di Kota Madiun telah terbentuk posyandu lansia yang setiap bulan rutin mengadakan kegiatan.

Lebih lanjut dikatakan Wakil Walikota Madiun, melalui kunker yang telah dilakukan tersebut, diharapkan mampu menambah wawasan untuk meningkatkan pelayanan terbaik kepada lansia.

Sementara itu, Ketua Rombongan Kunker Gerontologi Abiyoso Kota Probolinggo, Suprapto mengatakan kedatangannya sebagai upaya untuk menambah pengetahuan tentang pengelolan yayasan gerontologi di Kota Madiun. Menurut Mantan Walikota Probolinggo periode 1993-1998, di kota Probolinggo keikutsertaan pemerintah setempat terhadap lansia masih dirasa kurang. Untuk itu, pihaknya mengacungi jempol terhadap kepedulian Pemkot Madiun terhadap lansia. “Kepedulian Pemkot Madiun sangat tinggi terhadap lansia. Untuk itu, kami memilih kunker di Kota Madiun nganggsu kawuruh karena keberadaan yayasan gerontologi di Kota Probolinggo berdiri sendiri tanpa ada campur tangan dari pemerintah,” urai Bapak Suprapto. (Bagian Humas dan Protokol)

Last Updated on Thursday, 21 November 2013 10:58  Dibaca: 341 kali.