Anti Korupsi Tak Hanya Sebatas Slogan dan Janji, Jujurlah Kepada Diri Sendiri di Hadapan Illahi

PostHeaderIcon April, 475 PNS Pemkot Madiun Naik Pangkat.

 

Walikota Madiun, H.Bambang Irianto,SH,MM Menyerahkan secara simbolis SK kenaikan Pangkat  TMT 01 April 2014 kepada 475 PNS di lingkungan Pemkot Madiun, serta hadiah penghargaan bagi Kelurahan Pemenang Lomba Kebersihan lingkungan dampak eruspsi Gunung Kelud, Senin (24/3)2014, saat bertindak sebagai penerima apel pejabat struktural di halaman depan Balaikota Madiun

Dalam sambutanya, Walikota Madiun menyampaikan bahwa dirinya tidak akan pernah menghambat karier  pegawainya, kecuali seorang itu ada kesalahan yang harus diberikan hukuman disiplin. Walikota menyatakan selamat dan senang pegawainya bisa naik pangkat, pun juga berpesan agar disiplin, tanggung jawab  lebih ditingkatkan, karena hakikatnya kenaikan pangkat merupakan penghargaan dari pemerintah Kepada PNS atas pengabdian, prestasi kerja dalam menjalankan tugas kedinasanya.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Madiun, Doris Eko Prasetyo,SSTP,M.Si menyampaikan rincian SK kenaikan pangkat yang diserahkan, untuk Golongan IV sebanyak 64 orang, Golongan III sebanyak 153 orang, Golongan II sebanyak 203 orang, golongan I sebanyak  55 orang.
Untuk lomba kebersihan, sebagai Juara pertama  dari kecamatan Taman adalah Kelurahan Taman, disusul kelurahan Pandean dan Banjarejo. Untuk Kecamatan Kartoharjo Juara Pertama adalah Kelurahan Rejomulyo disusul kelurahan Oro Oro ombo dan Klegen. Untuk Kecamatan Manguharjo Juara pertama adalah kelurahan nambangan Lor disususul kelurahan Madiun Lor dan Manguharjo.

Untuk diketahui  , masing-masing pemenang lomba kebersihan lingkungan untuk juara I, II, III mendapatkan uang penghargaan Rp. 9.000.000, Rp. 8.000.000,-, dan Rp.7.000.000,-. Dan bagi kelurahan yang tidak mendapatkan peringkat mendapatkan uang penghargaan masing-masing Rp. 1.000.000,-. (humas Protokol).

 

PostHeaderIcon Wujudkan Pembangunan Pro Rakyat, Pemkot Madiun Gelar Musrenbang 2014

Pemerintah Kota Madiun Mengelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2015, Selasa (18/3) 2014, di Gedung Diklat Pemkot Madiun

Acara yang membahas Perencanaan pembangunan tahun 2015 ini memiliki nilai strategis yang tinggi karena pada tahun 2015 nanti akan memasuki tahun pertama dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Madiun Tahun 2014-2019, yang merupakan tahun transisi dimana proses penyusunan petencanaanya dilaksanakan secara pararel dan sinergis dengan penyusunan Dokumen perencanaan lima tahunan RPJMD Kota Madiun.

Hadir dalam acara , Kepala Bakorwil Madiun, Segenap Forum Pimpinan Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun, SKPD Se Kota Madiun,Lurah,LSM, dan instansi terkait lainya.

Di Hadapan peserta Musrenbang, Walikota Madiun menyampaikan Visi yang ingin dicapai lima tahun kedepan, yaitu terwujudnya masyarakat Madiun yang lebih maju dan lebih sejahtera. Pun juga disampaikan beberapa permasalahan yang perlu menjadi perhatian bersama terkait dengan pelaksanaan tahun pertama RPJMD 2014-2019, antara lain:

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, sehingga mampu mempercepat akses menjangkau seluruh lapisan masyarakat utamanya masyarakat kurang mampu, untuk diketahui bersama proram Jamkesmasta akan terus dilanjutkan

Peningkatan kualitas pendidikan sebagai upaya mewujudkan Kota Madiun sebagai Kota pendidikan, untuk diketahui di Kota Madiun sudah dilaksanakan Wajar 12 tahun, serta tahun ini aka nada beasiswa untuk mahasiswa

Peningkatan Kondisi ekonomi local, tingkat kesejahteraan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan yang terus dilanjutkan dan ditingkatkan, sebagai upaya peningkatan pendapatan masyarakat

Peningkatan dan Perawatan infrastruktur dan utilitas Kota serta kualitas lingkungan hidup

Kesinambungan Program-program pembangunan sebelumnya.

Mengakhiri sambutanya, Bambang Irianto berpesan agar benar-benar dalam Musrenbang kali ini dapat menjaring program dan kegiatan prioritas. Penentuan skala prioritas ini perlu dilakukan mengingat kemampuan daerah untuk membiayai pembangunan relative terbatas, sementara usulan masyarakat begitu banyak dan beragam. (Humas&Protokol)

 

PostHeaderIcon Tuntutan Jaman, KIM harus melek Tekhnologi Informasi

Melek tekhnologi Informasi  adalah suatu tuntutan. Perkembangan tekhnologi Informasi  yang semakin maju mengharuskan semua elemen bangsa ini faham dan tahu tentang tekhnologi informasi. Sebagai salah satu Komponen dari masyarakat yang mempunyai peran menyebarluaskan informasi pemerintah Kepada masyarakat, Kelompok Informasi masyarakat(KIM) juga dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan tekhnologi informasi.

Mengingat pentingnya Peran KIM di Kota Madiun,  hari ini  Selasa, (18/3) 2014, bertempat di Balaikota Madiun digelar Bimbingan Tekhnis yang diikuti oleh  Kelompok Informasi masyarakat Se-Kota Madiun, selama dua hari. Acara Tersebut dibuka oleh Walikota Madiun, Bambang irianto,SH,MM. Sebagai narasumber dari Bimbingan tekhnis ini Siswo Widodo, wartawan Antara dan Satmiko Redaktur Radar Madiun.

Dalam sambutanya, Walikota Madiun mengharapkan agar Bimbingan tekhnis ini dapat meningkatkan skill dan kemampuan KIM di tiap-tiap kelurahan. KIM harus mampu mengoptimalkan penggunaan media tekhnologi informasi, untuk penyampaian kemajuan-kemajuan pembangunan di wilayahnya. Kalau 27 KIM di masing-masing kelurahan sudah bisa mengakses tekhnologi informasi, capaian-capaian yang sudah kita raih selama ini, tidak hanya diketahui oleh warga Kota Madiun, tetapi juga masyarakat luas melalui akses internet.(Humas& Protokol)

 

PostHeaderIcon PEMKOT MADIUN GELAR LOMBA BERCERITA BAHASA INDONESIA UNTUK PELAJAR

Membangun minat dan budaya gemar membaca harus dimulai sejak dini, kebiasaan ini lebih efektif apabila ditanamkan pada anak-anak sedini mungkin, dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kota Madiun melalui Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Madiun dengan menyelenggarakan Lomba Bercerita Bahasa Indonesia Tingkat Sekolah Dasar, Lomba Uji Cerdas Tingkat SMU dan Lomba Perpustakaan Tingkat SD, SMP, SMA, se Kota Madiun Rabu (12/03/2014) di Halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Madiun.

Walikota Madiun, H. Bambang Irianto, SH, MM dalam sambutannya mengatakan, untuk menggalakkan gemar membaca, perlu penyediaan bahan pustaka yang mencakup segala lapisan masyarakat, maka diperlukan peningkatan kuantitas dan kualitas bahan pustaka, Pemerintah bersama masyarakat mempunyai kewajiban untuk menyediakan, memfaatkan perpustakaan karena perpustakaan sebagai sumber informasi dan sarana edmasi dan sarana edukasi bagasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Lebih lanjut Bapak Walikota Madiun menyampaikan selamat bertugas kepada dewan juri dalam melaksanakan tugasnya dalam memberikan penilaian agar seobyektif mungkin.

Sementara itu, Ketua Panitia selaku Kepaka Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Madiun menyebutkan, lomba diikuti 18 peserta utusan dari gugus SD/MI yang ada di Kota Madiun.

Dalam kesempatan yang sama Bapak Walikota Madiun juga memberikan piagam dan penghargaan kepada pemenang lomba perpustakaan sekolah yang telah dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2014. Adapun pemenang lomba perpustakaan adalah untuk tingkat SD juara 1 SDN Kartoharjo 01 Madiun, juara 2 SDN Nambangan Kidul 3 Madiun, juara 3 SDN Nambangan Lor 01 Madiun. Untuk tingkat SMPN juara 1 SMPN 3 Madiun, juara 2 SMPN 5 Madiun, juara 3 SMPN 4 Madiun sedangkan untuk tingkat SMAN/SMKN juara 1 SMAN 4 Madiun, juara 2 SMAN 3 Madiun, SMAN 2 Madiun.