Anti Korupsi Tak Hanya Sebatas Slogan dan Janji, Jujurlah Kepada Diri Sendiri di Hadapan Illahi

PostHeaderIcon Ciptakan Birokrat Idaman, Ratusan PNS Pemkot Madiun Dibina

 

Walikota Madiun, H. Bambang Irianto,SH ,MM menginginkan PNS pemkot madiun bisa bekerja dengan benar, Happy, dan tidak menyalahgunakan  kas daerah. Disiplin PNS sangat penting untuk kita tegakkan apalagi dengan berlakunya UU nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil Negara. PNS mempunyai fungsi utama melaksanakan kebijakan publik, serta sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, oleh karena itu dibutuhkan PNS yang profesonal, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik KKN.

Hal tersebut diungkapkan nahkoda Kota Gadis ini dalam acara pembinaan aparatur pemerintahan di lingkup Pemkot Madiun, senin (24/3)2014 di Gedung diklat Pemkot, yang dihadiri Kepala SKPD, serta ratusan PNS yang membidangi kepegawaian.

Bambang Irianto juga berpesan, agar di tahun politik ini PNS di Kota Madiun bisa menjaga netralitas PNS, bebas dari intervensi politik serta tidak hanyut oleh rayuan sesaat yang dapat menjerumuskan PNS pada pelanggaran disiplin.

Terpisah, kabag Humas Pemkot Madiun, Doris Eko Prasetyo,SSTP,M.Si menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan aparatur pemerintah di lingkup Pemkot Madiun ini digelar selama satu hari, dan diikuti lebih dari 400 PNS yang membidangi kepegawaian dari semua SKPD. Sebagai narasumber dari kegiatan pembinaan ini Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Pembangunan, Kepala BKD dan Kepala Inspektorat Kota Madiun.

Materi yang diberikan dalam pembinaan aparatur ini, terkait dengan UU No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Kode etik dan perilaku PNS, Netralitas PNS dalam Pemilu 2014, serta Disiplin PNS. Untk diketahui tren pelanggaran disiplin di Pemkot Madiun sebagaimana data inspektorat cenderung turun, mulai dari tahun 2010 s/d 2013: 34, 35, 69,27, dan kita berharap dengan adanya pembinaan ini semakin bisa menekan jumlah pelanggaran PNS Pemkot Madiun, ujar doris. (humas&protokol)

 

PostHeaderIcon April, 475 PNS Pemkot Madiun Naik Pangkat.

 

Walikota Madiun, H.Bambang Irianto,SH,MM Menyerahkan secara simbolis SK kenaikan Pangkat  TMT 01 April 2014 kepada 475 PNS di lingkungan Pemkot Madiun, serta hadiah penghargaan bagi Kelurahan Pemenang Lomba Kebersihan lingkungan dampak eruspsi Gunung Kelud, Senin (24/3)2014, saat bertindak sebagai penerima apel pejabat struktural di halaman depan Balaikota Madiun

Dalam sambutanya, Walikota Madiun menyampaikan bahwa dirinya tidak akan pernah menghambat karier  pegawainya, kecuali seorang itu ada kesalahan yang harus diberikan hukuman disiplin. Walikota menyatakan selamat dan senang pegawainya bisa naik pangkat, pun juga berpesan agar disiplin, tanggung jawab  lebih ditingkatkan, karena hakikatnya kenaikan pangkat merupakan penghargaan dari pemerintah Kepada PNS atas pengabdian, prestasi kerja dalam menjalankan tugas kedinasanya.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Madiun, Doris Eko Prasetyo,SSTP,M.Si menyampaikan rincian SK kenaikan pangkat yang diserahkan, untuk Golongan IV sebanyak 64 orang, Golongan III sebanyak 153 orang, Golongan II sebanyak 203 orang, golongan I sebanyak  55 orang.
Untuk lomba kebersihan, sebagai Juara pertama  dari kecamatan Taman adalah Kelurahan Taman, disusul kelurahan Pandean dan Banjarejo. Untuk Kecamatan Kartoharjo Juara Pertama adalah Kelurahan Rejomulyo disusul kelurahan Oro Oro ombo dan Klegen. Untuk Kecamatan Manguharjo Juara pertama adalah kelurahan nambangan Lor disususul kelurahan Madiun Lor dan Manguharjo.

Untuk diketahui  , masing-masing pemenang lomba kebersihan lingkungan untuk juara I, II, III mendapatkan uang penghargaan Rp. 9.000.000, Rp. 8.000.000,-, dan Rp.7.000.000,-. Dan bagi kelurahan yang tidak mendapatkan peringkat mendapatkan uang penghargaan masing-masing Rp. 1.000.000,-. (humas Protokol).

 

PostHeaderIcon Wujudkan Pembangunan Pro Rakyat, Pemkot Madiun Gelar Musrenbang 2014

Pemerintah Kota Madiun Mengelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2015, Selasa (18/3) 2014, di Gedung Diklat Pemkot Madiun

Acara yang membahas Perencanaan pembangunan tahun 2015 ini memiliki nilai strategis yang tinggi karena pada tahun 2015 nanti akan memasuki tahun pertama dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Madiun Tahun 2014-2019, yang merupakan tahun transisi dimana proses penyusunan petencanaanya dilaksanakan secara pararel dan sinergis dengan penyusunan Dokumen perencanaan lima tahunan RPJMD Kota Madiun.

Hadir dalam acara , Kepala Bakorwil Madiun, Segenap Forum Pimpinan Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun, SKPD Se Kota Madiun,Lurah,LSM, dan instansi terkait lainya.

Di Hadapan peserta Musrenbang, Walikota Madiun menyampaikan Visi yang ingin dicapai lima tahun kedepan, yaitu terwujudnya masyarakat Madiun yang lebih maju dan lebih sejahtera. Pun juga disampaikan beberapa permasalahan yang perlu menjadi perhatian bersama terkait dengan pelaksanaan tahun pertama RPJMD 2014-2019, antara lain:

Peningkatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, sehingga mampu mempercepat akses menjangkau seluruh lapisan masyarakat utamanya masyarakat kurang mampu, untuk diketahui bersama proram Jamkesmasta akan terus dilanjutkan

Peningkatan kualitas pendidikan sebagai upaya mewujudkan Kota Madiun sebagai Kota pendidikan, untuk diketahui di Kota Madiun sudah dilaksanakan Wajar 12 tahun, serta tahun ini aka nada beasiswa untuk mahasiswa

Peningkatan Kondisi ekonomi local, tingkat kesejahteraan masyarakat, dan penanggulangan kemiskinan yang terus dilanjutkan dan ditingkatkan, sebagai upaya peningkatan pendapatan masyarakat

Peningkatan dan Perawatan infrastruktur dan utilitas Kota serta kualitas lingkungan hidup

Kesinambungan Program-program pembangunan sebelumnya.

Mengakhiri sambutanya, Bambang Irianto berpesan agar benar-benar dalam Musrenbang kali ini dapat menjaring program dan kegiatan prioritas. Penentuan skala prioritas ini perlu dilakukan mengingat kemampuan daerah untuk membiayai pembangunan relative terbatas, sementara usulan masyarakat begitu banyak dan beragam. (Humas&Protokol)

 

PostHeaderIcon Tuntutan Jaman, KIM harus melek Tekhnologi Informasi

Melek tekhnologi Informasi  adalah suatu tuntutan. Perkembangan tekhnologi Informasi  yang semakin maju mengharuskan semua elemen bangsa ini faham dan tahu tentang tekhnologi informasi. Sebagai salah satu Komponen dari masyarakat yang mempunyai peran menyebarluaskan informasi pemerintah Kepada masyarakat, Kelompok Informasi masyarakat(KIM) juga dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan tekhnologi informasi.

Mengingat pentingnya Peran KIM di Kota Madiun,  hari ini  Selasa, (18/3) 2014, bertempat di Balaikota Madiun digelar Bimbingan Tekhnis yang diikuti oleh  Kelompok Informasi masyarakat Se-Kota Madiun, selama dua hari. Acara Tersebut dibuka oleh Walikota Madiun, Bambang irianto,SH,MM. Sebagai narasumber dari Bimbingan tekhnis ini Siswo Widodo, wartawan Antara dan Satmiko Redaktur Radar Madiun.

Dalam sambutanya, Walikota Madiun mengharapkan agar Bimbingan tekhnis ini dapat meningkatkan skill dan kemampuan KIM di tiap-tiap kelurahan. KIM harus mampu mengoptimalkan penggunaan media tekhnologi informasi, untuk penyampaian kemajuan-kemajuan pembangunan di wilayahnya. Kalau 27 KIM di masing-masing kelurahan sudah bisa mengakses tekhnologi informasi, capaian-capaian yang sudah kita raih selama ini, tidak hanya diketahui oleh warga Kota Madiun, tetapi juga masyarakat luas melalui akses internet.(Humas& Protokol)