<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://www.madiunkota.go.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.madiunkota.go.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 01:14:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Pemerintah Kota Madiun mendapatkan 3 penghargaan</title>
		<link>http://www.madiunkota.go.id/pemerintah-kota-madiun-mendapatkan-3-penghargaan.html</link>
		<comments>http://www.madiunkota.go.id/pemerintah-kota-madiun-mendapatkan-3-penghargaan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 01:19:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madiunkota.go.id/?p=693</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Kota Madiun pada saat merayakan ulang tahunnya yang ke 92. mendapatkan 3 penghargaan sekaligus yang berhasil disabet. Yakni, penghargaan Adipura, Wahana Tata Nugraha (WTN) dan sertifikat Adhiwiyata bagi SMPN 7 Kota Madiun. Tiga pernghargaan itu akan diterima wali kota Bambang Irianto pada 8 dan 15 Juni mendatang. Tanpa peran masyarakat kami nggak bisa mendapatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kota Madiun pada saat merayakan ulang tahunnya yang ke 92. mendapatkan 3 penghargaan sekaligus yang berhasil disabet. Yakni, penghargaan Adipura, Wahana Tata Nugraha (WTN) dan sertifikat Adhiwiyata bagi SMPN 7 Kota Madiun. Tiga pernghargaan itu akan diterima wali kota Bambang Irianto pada 8 dan 15 Juni mendatang. Tanpa peran masyarakat kami nggak bisa mendapatkan tiga perghargaan tingkat nasional ini, hal itu diungkapkan oleh walikota H. Bambang Irianto, SH,MM. Dijadwalkan 8 Juni mendatang piala Adipura diserahkan di Istana Negara, Jakarta. Meski kembali menyabet penghargaan Adipura, Bambang menegaskan pemkot tetap melakukan inovasi. Sebab, lanjutnya, jika stagnan atau jalan di tempat, daerah tidak akan maju. Dan, pemkot sudah mengalokasikan anggaran untuk penataan kota seperti memperbaiki Alun-Alun menuju konsep Madiun Square dan median jalan penuh dengan bunga. Anggaran disesuaikan kemampuan. Anggaran besar jika PAD tahun ini bertambah.</p>
<p>Khusus ring road barat, ungkap Walikota Madiun, tahun ini targetnya dilakukan perbaikan. Anggarannya dari pemerintah pusat, Rp 24,6 miliar. Ring road kami estimasikan Rp 10 miliar sampai Rp 20 miliar. Walikota Madiun Bambang Irianto juga menyatakan, kado manis di ulang tahun Pemkot Madiun ini juga dari peran besar berbagai elemen. Dalam prosesnya DKP dan Kantor Lingkungan Hidup tidak bekerja sendiri. Satker tersebut juga menjalin komunikasi dengan kelurahan, kecamatan dan warga. Warga juga berperan. Kalau warga nggak disiplin membuang sampah, tentu Adipura tidak bisa dibawa pulang ke Madiun dong.<br />
Sekedar diketahui, Adipura sudah enam kali berturut-turut disabet Kota Madiun. Sedangkan WTN adalah penghargaan di bidang ketertiban lalu lintas. Dan, sertifikat Adhiwiyata adalah penghargaan untuk sekolah yang berbudaya dan peduli lingkungan.<br />
Soekarman, selaku Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) mengatakan, nilai plus untuk Kota Madiun adalah dalam hal pengelolaan sampah. Yakni, perubahan dari sistem open dumping ke metode controlling land fill atau diolah.<br />
Nilai plus lain, yakni di TPA Winongo, satu satunya TPA di Jawa Timur yang jalan masuknya dari beton bertulang. Daerah lain banyak menggunakan paving. TPA Winongo kan bekas sawah, jadi efektif menggunakan beton. Kepala SMPN 7 Kota Madiun, Theresia merasa bangga dengan prestasi sekolahnya. Menurutnya, prestasi itu tak lepas dari peran siswa, sekolah dan dukungan pemkot. Lingkungan hidup sudah masuk muatan lokal di sekolah ini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madiunkota.go.id/pemerintah-kota-madiun-mendapatkan-3-penghargaan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sukirah perempuan dari Kota Madiun yang Mengaku Berusia 108 Tahun</title>
		<link>http://www.madiunkota.go.id/sukirah-perempuan-dari-kota-madiun-yang-mengaku-berusia-108-tahun.html</link>
		<comments>http://www.madiunkota.go.id/sukirah-perempuan-dari-kota-madiun-yang-mengaku-berusia-108-tahun.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 03:06:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madiunkota.go.id/?p=677</guid>
		<description><![CDATA[Kulitnya sudah keriput. Begitu juga dengan rambutnya yang sudah memutih serta giginya yang terlihat ompong. Namun, nada bicaranya masih jelas dan tegas. Bahkan, pendengarannya juga masih normal. Itulah sosok Sakirah, ibu tujuh anak, wraga Jalan Imam Bonjol, Kota Madiun. Saya lahir sak durunge motor mabur onok (Saya lahir sebelum pesawat terbang ada), hal itu diceritakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kulitnya sudah keriput. Begitu juga dengan rambutnya yang sudah memutih serta giginya yang terlihat ompong. Namun, nada bicaranya masih jelas dan tegas. Bahkan, pendengarannya juga masih normal. Itulah sosok Sakirah, ibu tujuh anak, wraga Jalan Imam Bonjol, Kota Madiun. Saya lahir sak durunge motor mabur onok (Saya lahir sebelum pesawat terbang ada), hal itu diceritakan Sukirah.<br />
Berdasarkan pendataan Badan Pusat Stastistik (BPS) Kota Madiun, Sakirah diketahui sebagai perempuan tertua &#8217;sementara&#8217; di Kota Madiun. Umur Sakirah diperkirakan mencapai 108 tahun. Setidaknya, ini berdasarkan pengalaman hidup Sakirah yang merasakan penjajahan Belanda dan Jepang. &#8221;Pernah ngalami dijajah wong Londo, jaman iku aku wis duwe anak. Anakku tambah sakwise jaman Jepang (Pernah mengalami dijajah Belanda, saat itu saya sudah punya anak. Anak saya bertambah saat zaman penjajahan Jepang).</p>
<p>Sayang, Sukirah tidak mampu menyebutkan tanggal maupun tahun kelahirannya. Sebab dirinya tidak pernah mengenyam pendidikan sehingga tidak bisa baca tulis. &#8221;Kulo mboten sekolah. Saestu umur kulo sakduwure satus tahun. Malah kiro-kiro wis 110 mlaku (Saya tidak sekolah, tapi umur saya benar di atas 100 tahun. Malah kurang lebih jalan 110 tahun, Red),&#8221; terangnya.<br />
Sukirah memiliki tujuh anak. Sedangkan cucunya mencapai 23 orang. Selain itu, Sakirah juga memiliki 17 cicit dan delapan canggah. Semua garis keturunannya tersebar di pulau Jawa. Biasanya mereka menjenguk Sakirah saat liburan maupun Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. &#8221;Yogo mbajeng kulo sampun tilar. Sami kalihan garwo kulo Pak Sumo Sakiran. Bapake anak-anak meninggal tahun 1980-an (Anak pertama saya sudah meninggal. Seperti suami saya Pak Sumo Sakiran meninggal sekitar tahun 1980-an, Red),&#8221; jelas Sakirah.</p>
<p>Di usia tuanya, Sakirah tinggal bersama anak keenamnya di Jalan Imam Bonjol. Sehari-hari Sakirah masih bisa membantu menjaga toko maupun olahraga pagi selepas salat Subuh. Perempuan ini juga rutin salat malam. &#8221;Kula jarang loro, amergi senang olahraga (saya jarang sakit karena senang olahraga, Red),&#8221; tuturnya.<br />
Sukirah mengaku tidak memiliki rahasia khusus agar awet muda dan selalu sehat. Hanya saja, sejak dulu dia selalu mengatur pola makan dan membuat pikirannya selalu tenang. Sakirah hanya makan dengan lauk tempe dan tahu serta sayur-sayuran. Dia menolak segala macam ikan, telur maupun daging. &#8221;Ma&#8217;eme mboten macem-macem, pikiran kulo nggih senang mawon (Makanan saya nggak aneh-aneh, saya juga selalu berfikir positif), jelasnya.<br />
Hasil pendataan BPS tersebut membuat Setyawati, cucu dari anak keenam Sakirah kaget. Dia tidak menyangka, neneknya telah berusia lebih dari 100 tahun. Maklum, Sukirah hingga kini masih sehat dan terbiasa jalan pagi. Selain itu, Sukirah juga tidak pernah merepotkan anggota keluarganya. Mbah tinggal di rumah ibu sejak tahun 1980, saya juga nggak tahu kapan mbah lahir. Sekarang yang tinggal di desa Dempelan tinggal adik Mbah Sukirah yang umurnya 90 tahunan.<br />
Sementara itu, Siti Romlah, warga Jalan Pendowo yang semula juga diduga sebagai salah satu perempuan tertua di Kota Madiun ternyata tidak benar. Petugas BPS Kota Madiun telah melakukan kroscek ulang, ternyata Siti Romlah baru berusia 89 tahun. &#8221;Kita sudah melakukan pendataan umur ulang, ternyata ada kesalahan penulisan tahun lahir,&#8221; ujar Marheningrum, Kasi Distribusi BPS Kota Madiun.<br />
(sumber radar madiun)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madiunkota.go.id/sukirah-perempuan-dari-kota-madiun-yang-mengaku-berusia-108-tahun.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Upacara Hardiknas Kota Madiun 2010</title>
		<link>http://www.madiunkota.go.id/upacara-hardiknas-kota-madiun-2010.html</link>
		<comments>http://www.madiunkota.go.id/upacara-hardiknas-kota-madiun-2010.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 04:28:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madiunkota.go.id/?p=669</guid>
		<description><![CDATA[        Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas ) tingkat Kota Madiun tahun 2010 dilaksankan di halaman Depan Pemerintah Kota Madiun Senin (3/5). Tema peringatan tahun ini adalah Pendidikan Karakter Untuk membangun Keberadaban Bangsa. Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran muspida, Ketua DPRD serta anggota, kepala dinas/badan kantor/Camat/Kepala Sekolah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>        Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas ) tingkat Kota Madiun tahun 2010 dilaksankan di halaman Depan Pemerintah Kota Madiun Senin (3/5). Tema peringatan tahun ini adalah Pendidikan Karakter Untuk membangun Keberadaban Bangsa. Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran muspida, Ketua DPRD serta anggota, kepala dinas/badan kantor/Camat/Kepala Sekolah serta diikuti PNS khususnya Struktural dan perwakilan pelajar Kota Madiun. Pada Upacara ini juga diserahkan bantuan bea siswa bagi siswa berpretasi tingkat nasional maupun propinsi serta bantuan siswa kurang mampu oleh BAZ juga untuk pondok pesantren.<br />
       Dalam kesempatan Walikota Madiun H. Bambang Irianto,SH,MM selaku inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh. Mendiknas dalam amanatnya mengatakan peringatan Hardiknas ini merupakan hari yang mempunyai makna bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan selain untuk mengenang jasa Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara.<br />
       “Ada tiga makna penting peringatan hari besar nasional, seperti hal nya hardiknas sekarang ini” ujar Mendiknas. Tiga hal tersebut adalah pertama terkait dengan momentum untuk merenungkan dan merefleksikan diri terhadap perjalanan panjang yang telah dilalui. Hal yang kedua adalah untuk mengintrospeksi diri dalam menjalankan berbagai program pendidikan supaya cita cita luhur pendidikan nasional terus terjaga. Sedangkan  yang ketiga adalah<br />
bagaimana kita memprespektifkan apa yang telah dan sedang dilakukan untuk masa depan yang lebih baik, sebagaimana dicantumkan dalam konstitusi kita untuk mencerdaskan bangsa.<br />
       Lebih lanjut Mendiknas menjelaskan bahwa Hardiknas bukan hanya diperingati untuk kegiatan seremonial belaka, tapi justru untuk lebih memompa semangat. Peringatan Hardiknas harus terus menerus dikumandangkan dan dilakukan rekontekstualitas sesuai dengan masanya.<br />
       Pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara, merupakan daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran (intellect), dan tubuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesempurnaan hidup anak-anak. Kesempurnaan tersebut pulalah yang menjadikan kata kunci kejujuran.<br />
       Dunia pendidikan diharapkan sebagai motor penggerak untuk memfasilitasi pembangunan karakter. Pembangunan karakter dan pendidikan karakter menjadi suatu keharusan, karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik menjadi cerdas juga mempunyai budi pekerti dan sopan santun, sehingga keberadaannya sebagai anggota masyarakat menjadi bermakna baik bagi dirinya maupun masyarakat pada umumnya.<br />
       Mohammad Nuh kembali mengingatkana apa yang pernah dikatakan Presiden SBY tentang pentingnya pendidikan karekter. Beliau mengatakan apabila ingin membangun manusia Indonesia yang berakhlak, berbudi pekerti, dan berperilaku baik serta memiliki peradaban yang unggul dan mulia. Peradaban demikian dapat kita capai apabila masyarakat kita juga merupakan masyarakat yang baik (good society). Dan, masyarakat idaman seperti ini dapat kita wujudkan manakala manusia-manusia Indonesia adalah manusia yang berakhlak dan berwatak baik, manusia yang bermoral dan beretika baik, serta manusia yang bertutur dan berperilaku baik pula.<br />
       Bangsa yang berkarakter unggul, disamping tercermin dari moral, etika dan budi pekerti yang baik, juga ditandai dengan semangat, tekad dan energi yang kuat, dengan pikiran yang positif dan sikap yang optimis, serta dengan rasa persaudaraan, persatuan dan kebersamaan yang tinggi. Totalitas dari karakter bangsa yang kuat dan unggul, yang pada kelanjutannya bisa meningkatkan kemandirian dan daya saing bangsa, menuju Indonesia yang maju, bermartabat dan sejahtera di Abad 21 ini. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madiunkota.go.id/upacara-hardiknas-kota-madiun-2010.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Politeknik Kota Madiun segera di Negerikan</title>
		<link>http://www.madiunkota.go.id/politeknik-kota-madiun-segera-di-negerikan.html</link>
		<comments>http://www.madiunkota.go.id/politeknik-kota-madiun-segera-di-negerikan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 07:39:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madiunkota.go.id/?p=666</guid>
		<description><![CDATA[Proses penegerian Politeknik Madiun mulai mendapat titik terang. Wali kota Bambang Irianto pada Senin lalu sudah mendapat kepastian soal status negeri, setelah berkonsultasi dengan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendiknas di Jakarta. Hasilnya, ada lampu hijau untuk penegerian politeknik. Pertemuan dengan Dikti membuahkan hasil bagus. Lampunya sudah menyala hijau dan sudah nggak ada masalah lagi soal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Proses penegerian Politeknik Madiun mulai mendapat titik terang. Wali kota Bambang Irianto pada Senin lalu sudah mendapat kepastian soal status negeri, setelah berkonsultasi dengan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendiknas di Jakarta. Hasilnya, ada lampu hijau untuk penegerian politeknik. Pertemuan dengan Dikti membuahkan hasil bagus. Lampunya sudah menyala hijau dan sudah nggak ada masalah lagi soal penegerian politeknik, hal itu ditegaskan Walikota Madiun Bambang Irianto.<br />
Bulan depan, lanjut Bambang, tim Dikti berencana datang ke Kota Madiun. Agendanya, meninjau lokasi khususnya lahan 10 hektare yang disiapkan Pemkot Madiun di kawasan ring road barat. Bersamaan dengan perubahan dari swasta menjadi negeri, Politeknik Madiun yang sekarang ada di Jalan Serayu, pindah ke lokasi baru. Kami sudah ada rencana, Politeknik pindah ke kawasan technopark yang saya sudah siapkan di kawasan ring road.<br />
Di kawasan technopark itu, juga bakal dibangun perguruan tinggi ilmi perkeretaapian yang saat ini masih dalam proses penjajakan. Selain itu, saat ini sudah ada SMA Negeri 3 yang statusnya bertaraf internasional. &#8221;Madiun wilayah barat memang dikonsep khusus technopark,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kendati demikian, untuk mendapatkan status negeri itu masih butuh tahapan lagi yang dilalui. Yakni, Pemkot Madiun harus menunggu hasil uji materiil UU 9/2009 tentang Badan Hukum Pendidikan (BHP). &#8221;Ya tunggu payung hukumnya, UU BHP,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Di sisi lain, perubahan status menjadi negeri diperkirakan akan membawa dampak besar bagi warga kota. Di antaranya, semakin majunya kawasan Kota Madiun bagian barat. Selain itu, ada dampak bisnis rumah kos yang bisa menjadi bisnis alternatif menjanjikan. Tapi tentunya rumah kos yang tidak melanggar aturan dong.<br />
Soal kapan kepastian penegerian politektik atau poltek, Bambang tak bisa memberikan kepastian. Namun, dari hasil konsultasi ini, kemungkinan besar tahun ini, atau paling lambat 2011. Maksimal tahun depan lah. Terpisah, Suwasono, Direktur Politeknik Madiun saat dikonfirmasi mengatakan lampu hijau adalah kabar baik. Sebab, kejelasan soal penegerian ini ditunggu. Dikatakan, tahun 2009 masih diprioritaskan untuk Politeknik Manufaktur, Polman Timah, Bangka Belitung. Selanjutnya, tahun ini ada lima yang mengajukan, dan Politeknik Madiun satu di antaranya yang menjadi prioritas Kemendiknas. Informasi dari Walikota Bambang Irianto Politeknik Madiun mendapat skala prioritas.<br />
Dikatakan, sebagai bentuk keseriusan pihaknya sudah melaporkan ke Kemendiknas soal aset dan naskah akademis, pada Maret lalu. Itu sebagai salah satu persyaratan menuju penegerian. Yang dilaporkan di antaranya, jumlah peralatan, gedung, dosen, mahasiswa.<br />
(sumber radar madiun)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madiunkota.go.id/politeknik-kota-madiun-segera-di-negerikan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alun-Alun Kota Madiun bakal bermandikan cahaya</title>
		<link>http://www.madiunkota.go.id/alun-alun-kota-madiun-bakal-bermandikan-cahaya.html</link>
		<comments>http://www.madiunkota.go.id/alun-alun-kota-madiun-bakal-bermandikan-cahaya.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 01:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madiunkota.go.id/alun-alun-kota-madiun-bakal-bermandikan-cahaya.html</guid>
		<description><![CDATA[Alun-Alun Kota Madiun bakal bermandikan cahaya. Pemerintah Kota Madiun berencana memasang sedikitnya 40 lampu dengan kekuatan maisng-masing 1.000 watt. Konsep itu akan direalisasikan tahun ini. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang membuat konsep itu, mengadopsi dari salah satu taman di Guangzhou. Soekarman selaku Kepala DKP menyebutkan, anggaran yang dibutuhkan untuk pembenahan fisik Alun-Alun sekitar Rp [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alun-Alun Kota Madiun bakal bermandikan cahaya. Pemerintah Kota Madiun berencana memasang sedikitnya 40 lampu dengan kekuatan maisng-masing 1.000 watt. Konsep itu akan direalisasikan tahun ini. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang membuat konsep itu, mengadopsi dari salah satu taman di Guangzhou. Soekarman selaku Kepala DKP menyebutkan, anggaran yang dibutuhkan untuk pembenahan fisik Alun-Alun sekitar Rp 2 miliar. Saat ini, katanya, pembenahan fisik sudah mulai berjalan yakni menanami pohon. Sesuai arahan dari Wlalikota Bambang Irianto, tahun ini pembenahan fisik harus tuntas. Kebutuhan anggaran nanti dicukupi saat Perubahan APBD.</p>
<p>Alun-Alun Kota Madiun bakal bermandikan cahaya. Pemerintah Kota Madiun berencana memasang sedikitnya 40 lampu dengan kekuatan maisng-masing 1.000 watt. Konsep itu akan direalisasikan tahun ini. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang membuat konsep itu, mengadopsi dari salah satu taman di Guangzhou. Soekarman selaku Kepala DKP menyebutkan, anggaran yang dibutuhkan untuk pembenahan fisik Alun-Alun sekitar Rp 2 miliar. Saat ini, katanya, pembenahan fisik sudah mulai berjalan yakni menanami pohon. Sesuai arahan dari Wlalikota Bambang Irianto, tahun ini pembenahan fisik harus tuntas. Kebutuhan anggaran nanti dicukupi saat Perubahan APBD.<br />
Diakuinya, wajah baru Alun-Alun, yang paling menonjol adalah penerangan. Konsep yang bakal diterapkan, ada lima titik lampu jenis HPI-T atau sorot. Lampu itu akan dipasang di empat titik sudut Alun-Alun dan satu lagi di tengahnya. Di bagian sudut, disediakan delapan lampu HPIT dengan spesifikasi 1.000 watt. Jika ditotal, disetiap sudut ada 8.000 watt. Nantinya semua lampu akan dipancarkan ke arah tengah diatas tower setinggi 25 meter. ini yang beda dari Alun-Alun nanti, cukup banyak lampu.<br />
Tower lampu, lanjut Soekarman, dilengkapi hidrolis sehingga memudahkan pengantian jika ada kerusakan. &#8221;Nah, lampu di tengah itu sebagai pusatnya, berkumpulnya cahaya ini akan membentuk cahaya berbentuk pelangi. Cahaya pelangi itulah yang bisa dinikmati pengunjung Alun-Alun mulai pukul 18.00 hingga tengah malam. Sedangkan, pukul 00.00 sampai menjelang pagi akan menggunakan lampu biasa. Alun-Alun bakal disirami cahaya lampu, sementara ini kan cukup redup.<br />
Perubahan lain, lanjut Soekarman, itu menyentuh keberadaan air mancur yang berada di tengah. Konsep baru, bangunan air mancur itu bakal dihilangkan. Sebab, dinilai keberadaannya cukup membahayakan karena rawan korsleting saat hujan. Selain itu, khusus lapangan sisi utara dominan bakal diberi paving stone. Kan sering dibuat upacara maka lebih pas diberi paving. Saat ini becek setelah turun hujan,&#8221; ungkapnya.<br />
Selain itu, juga disediakan jogging track, tempat duduk terlindung dan terbuka. Serta entrance atau pintu di sisi timur. Seokarman mengatakan, pengembangan perbaikan fisik dimungkinkan tetap dilakukan di luar konsep yang telah ada. Itu disesuaikan dengan estetika. &#8221;Terus bertahap kan, disesuaikan dengan estetika.<br />
(sumber radar madiun)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madiunkota.go.id/alun-alun-kota-madiun-bakal-bermandikan-cahaya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diawali dengan Sholat dhoha SMA Negeri I Kota Madiun melakukan Doa bersama jelang UNAS</title>
		<link>http://www.madiunkota.go.id/diawali-dengan-sholat-dhoha-sma-negeri-i-kota-madiun-melakukan-doa-bersama-jelang-unas.html</link>
		<comments>http://www.madiunkota.go.id/diawali-dengan-sholat-dhoha-sma-negeri-i-kota-madiun-melakukan-doa-bersama-jelang-unas.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 01:47:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madiunkota.go.id/?p=611</guid>
		<description><![CDATA[Berdoalah pada-KU, niscaya akan Aku kabulkan doamu.” Janji Allah ini tampaknya mengilhami civitas SMA Negeri I Kota Madiun. Ujudnya, gelar doa bersama jelang ujian nasional (Unas), di halaman Smasa. Ini pas banget dengan petuah sufi Ibnu Atha’illah dalam Al-Hikam. “Sebagian dari tanda-tanda keberhasilan pada akhir tujuan adalah jika diawali dengan berserah diri kepada Allah&#8221;. (al [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berdoalah pada-KU, niscaya akan Aku kabulkan doamu.” Janji Allah ini tampaknya mengilhami civitas SMA Negeri I Kota Madiun. Ujudnya, gelar doa bersama jelang ujian nasional (Unas), di halaman Smasa. Ini pas banget dengan petuah sufi Ibnu Atha’illah dalam Al-Hikam. “Sebagian dari tanda-tanda keberhasilan pada akhir tujuan adalah jika diawali dengan berserah diri kepada Allah&#8221;. (al Hikam).<br />
Mangundang KH M Yasin, seluruh siswa dan guru serta karyawan Smasa (sebutan khas SMA Negeri I Kota Madiun, khusus bermunajat kepada Allah.Acara diawali dengan shalat doha, tobat, hajat kemudian disambung istighosah. Harapannya, siswa Smasa lulus semua.Nilainya baik semua. Setelah lulus diberi kesempatan luas seluas samodra kehidupan. Damai dalam rakhmat-Nya. Barokah dalam kedamaian dan lindungan-Nya.<br />
Barokah juga moga tercurah pada guru dan karyawan. Tak terlupa mereka juga bisa rukun dalam jalinan kasih, terhindar dari rasa iri, dengki dan fitnah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madiunkota.go.id/diawali-dengan-sholat-dhoha-sma-negeri-i-kota-madiun-melakukan-doa-bersama-jelang-unas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Akademi Perkeretaapian di Kota Madiun disiapkan dua alternatif lokasi</title>
		<link>http://www.madiunkota.go.id/pembangunan-akademi-perkeretaapian-di-kota-madiun-disiapkan-dua-alternatif-lokasi.html</link>
		<comments>http://www.madiunkota.go.id/pembangunan-akademi-perkeretaapian-di-kota-madiun-disiapkan-dua-alternatif-lokasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 00:53:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madiunkota.go.id/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Kota Madiun mulai siap-siap untuk merealisasikan berdirinya Akademi Perkeretaapian. Saat ini, pemkot sudah menyediakan dua alternatif lahan yang akan dipakai akademi itu. Yakni, lahan di sekitar ring road serta di Kelurahan Manguharjo. Pada prinsipnya Dirjen KA setuju dengan akademi ini di Kota Madiun. Langkah kami selanjutnya menyediakan alternatif lokasi, hal itu diungkapkan Agung Marsudi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kota Madiun mulai siap-siap untuk merealisasikan berdirinya Akademi Perkeretaapian. Saat ini, pemkot sudah menyediakan dua alternatif lahan yang akan dipakai akademi itu. Yakni, lahan di sekitar ring road serta di Kelurahan Manguharjo. Pada prinsipnya Dirjen KA setuju dengan akademi ini di Kota Madiun. Langkah kami selanjutnya menyediakan alternatif lokasi, hal itu diungkapkan Agung Marsudi, Kepala selaku Kepala Bappeda Kota Madiun.<br />
Dijelaskan Agung, lahan di ring road memiliki banyak kekurangan. Luasnya hanya sekitar 10 hektare atau separo dari total lahan yang dibutuhkan. Lahan di lokasi itu masih perlu pembebasan. Sebetulnya di ring road cukup strategis. Sebab satu komplek dengan wisma haji yang nantinya digunakan Politeknik Negeri. Sayangnya luas lahan terbatas,&#8221; papar Agung.<br />
Lahan alternatif kedua, ada di Kelurahan Manguharjo, tepatnya dekat gudang yang dibangun di eks Koci. Menurut Agung, lahan itu tanah bengkok milik pemkot dengan luas 20 hektare. Lahan alaternatif kedua sesuai permintaan Dirjen KA. Sebab lahan cukup luas dan tidak perlu proses pembebasan<br />
Dijelaskan Agung, lokasi tersebut cukup strategis untuk rencana pengembangan wilayah barat. &#8221;Memang lokasi tersebut belum dilewati kendaraan umum. Tapi kita kan bisa melakukan perubahan. Terkait realisasi akademi itu, Agung belum bisa memastikan. Sebab terkait pendanaan dari APBN. Kedua alternatif ini akan segera kami ajukan. Jika sudah disetujui lahannya, maka wali kota akan MoU dengan Departemen Perhubungan.<br />
Diterangkan, dalam MOU tersbeut pemkot menghendaki agar masyarakat kota mendapat prioritas masuk akademi. Termasuk, menjadi karyawan di lembaga itu. &#8221;Karena keberadaan akademi itu diharapkan ikut sejahterakan warga. Yang jelas, akademi ini memiliki prospek menjajikan. Sebab satu-satunya akdemi perkretapiaan di Indonesia yang bakal mencetak tenaga ahli di bidang moda transportasi darat itu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madiunkota.go.id/pembangunan-akademi-perkeretaapian-di-kota-madiun-disiapkan-dua-alternatif-lokasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tujuh Intruksi Presiden SBY Untuk Para Bupati pada Rakernas Apkasi</title>
		<link>http://www.madiunkota.go.id/tujuh-intruksi-presiden-sby-untuk-para-bupati-pada-rakernas-apkasi.html</link>
		<comments>http://www.madiunkota.go.id/tujuh-intruksi-presiden-sby-untuk-para-bupati-pada-rakernas-apkasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 01:34:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madiunkota.go.id/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepada seluruh bupati yang hadir dalam rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ke enam di Kabupaten Madiun agar melaksanakan tujuh program prioritas di daerah.
Yakni, prioritas pertama mengurangi angka kemiskinan di daerah, mengurangi angka pengangguran, meningkatkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat di daerah, melakukan reformasi birokrasi, dan terakhir peningkatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepada seluruh bupati yang hadir dalam rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ke enam di Kabupaten Madiun agar melaksanakan tujuh program prioritas di daerah.<br />
Yakni, prioritas pertama mengurangi angka kemiskinan di daerah, mengurangi angka pengangguran, meningkatkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat di daerah, melakukan reformasi birokrasi, dan terakhir peningkatan kualitas pelayanan publik.<br />
Bupati harus dekat dengan rakyat. Sudah saatnya pemimpin yang melayani rakyat, bukan dilayani, hal itu diungkapkan Presiden SBY dihadapan ratusan bupati.<br />
SBY meminta kepada bupati agar lebih aktif jemput bola memberikan pelayanan kepada masyarakat. Misalnya dalam hal pelayanan pengurusan KTP, SIM, akta kelahiran, sertifikat tanah dan lainnya. Bupati harus banyak bergerak. Menjangkau pelayanan yang lokasinya tidak terjangkau.<br />
Kepala negara asal Pacitan ini juga mengaku tidak ingin lagi mendengar ada daerah yang mengalami kemiskinan ekstrem. Apalagi di daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan. &#8220;Harus ada kerja nyata untuk mengatasi kemiskinan ekstrem ini.<br />
Selain tujuh prioritas itu, SBY juga memesan lima hal bagi bupati yang hadir dalam rakernas Apkasi itu. Yakni, setiap bupati harus memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerahnya.<br />
 Kedua, bupati harus memikirkan untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian daerah. Salah satu caranya dengan mempermudah perizinan sehingga investasi banyak masuk. Ketiga, bupati harus membuat desain alokasi anggaran yang tepat. Keempat, soal pengembangan daerah yang menjadi otonomi akan dievaluasi lagi.<br />
Mulai tahun 1999-2009 ada 205 daerah otonom baru. Ada yang perkembangannya baik, tapi banyak juga yang timbul masalah. Oleh karena itu, pengembangan otonomi ini akan dievaluasi lagi. Hal yang kelima yakni soal penegakkan hukum di daerah. Dia mengaku sudah mengingatkan kepada lembaga kepolisian, kejaksaan, dan juga BPK dan BPKP untuk selalu profesional dalam menegakkan hukum.<br />
Penegakkan hukum harus berangkat dari fakta dan dijalankan secara tertib. Tidak boleh langsung main periksa dan main tahan. Sebab, ini negara hukum. Azas praduga tak bersalah harus menjadi pegangan para penegak hukum baik di pusat maupun di daerah. Proses penahanan, kata dia, ada persyaratan yang harus dipenuhi.<br />
Jangan sampai karena bupati atau wakil bupati diperiksa kemudian jalannya pemerintahan terbengkalai.<br />
Sementara itu menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, beberapa perizinan yang saat ini masih dipegang oleh pemerintah pusat akan diserahkan ke daerah secara bertahap. Saat ini, sebanyak 334 kabupaten dan kota sudah memiliki pelayanan terpadu satu pintu. Ini akan memudahkan bagi investor yang akan masuk ke daerah. Fauzi juga mengatakan, saat ini sebanyak 706 peraturan daerah yang dinilai tidak tepat dan tidak sesuai dengan semangat otonomi daerah telah dibatalkan pemberlakuannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madiunkota.go.id/tujuh-intruksi-presiden-sby-untuk-para-bupati-pada-rakernas-apkasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Presiden SBY melakukan kunjungan  kerja di wilayah Bakorwil Madiun</title>
		<link>http://www.madiunkota.go.id/presiden-sby-melakukan-kunjungan-kerja-di-wilayah-bakorwil-madiun.html</link>
		<comments>http://www.madiunkota.go.id/presiden-sby-melakukan-kunjungan-kerja-di-wilayah-bakorwil-madiun.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 06:49:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madiunkota.go.id/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Hari ini Senin tanggal 18 Januari 2009 akan melakukan kunjungan kerja ke Madiun, Jawa Timur selama dua hari. Informasi dari Biro Pers Istana di Madiun menyebutkan, Presiden akan melakukan tiga agenda kerja selama berada di kota itu hingga Selasa tanggal 19 Januari 2009.
Setelah mendarat di Pangkalan TNI AU Iswahyudi Madiun, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Hari ini Senin tanggal 18 Januari 2009 akan melakukan kunjungan kerja ke Madiun, Jawa Timur selama dua hari. Informasi dari Biro Pers Istana di Madiun menyebutkan, Presiden akan melakukan tiga agenda kerja selama berada di kota itu hingga Selasa tanggal 19 Januari 2009.<br />
Setelah mendarat di Pangkalan TNI AU Iswahyudi Madiun, Senin pagi Presiden akan menuju Waduk Widas di Kecamatan Saradan untuk melakukan kegiatan penanaman pohon trembesi dan menebar 100.000 benih ikan nila. Selanjutnya, Presiden akan menuju Terminal Sukoharjo Ngawi untuk kegiatan pelaksanaan program kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II dan peresmian proyek-proyek infrastruktur di provinsi Jatim. </p>
<p>Pada Selasa tanggal 19 Januari 2009, bertempat di pendopo Kabupaten Madiun, Presiden akan menghadiri pembukaan rapat kerja nasional VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Sejumlah Menteri akan turut hadir dalam acara itu seperti Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri PU Djoko Kirmanto dan Mendagri Gamawan Fauzi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madiunkota.go.id/presiden-sby-melakukan-kunjungan-kerja-di-wilayah-bakorwil-madiun.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sambut Kedatangan Presiden SBY, Pemerintah Kota Madiun berbenah</title>
		<link>http://www.madiunkota.go.id/sambut-kedatangan-presiden-sby-pemerintah-kota-madiun-berbenah.html</link>
		<comments>http://www.madiunkota.go.id/sambut-kedatangan-presiden-sby-pemerintah-kota-madiun-berbenah.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 06:01:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.madiunkota.go.id/?p=580</guid>
		<description><![CDATA[Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan datang ke Madiun awal pekan depan. Presiden SBY akan membuka Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Pendapa Muda Graha Kabupaten Madiun.
Pemerintah Kabupaten dan Kota Madiun mulai melakukan persiapan. Rakernas Apkasi dijadwalkan 18 &#8211; 19 Januari mendatang. Pemerintah Kota Madiun  mulai menata lalu lintas dengan memasang rambu-rambu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan datang ke Madiun awal pekan depan. Presiden SBY akan membuka Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Pendapa Muda Graha Kabupaten Madiun.<br />
Pemerintah Kabupaten dan Kota Madiun mulai melakukan persiapan. Rakernas Apkasi dijadwalkan 18 &#8211; 19 Januari mendatang. Pemerintah Kota Madiun  mulai menata lalu lintas dengan memasang rambu-rambu di ring road barat. Juga, sosialisasi kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasanya mangkal di seputaran Alun-Alun Kota. Mereka diminta menghentikan sementara kegiatan usahanya. Sebab, di areal Alun-Alun akan dipakai parkir pejabat.<br />
Ketua Paguyuban PKL Petroalma R. Yoke Soekarjono membenarkan seputar pemberitahuan dari pemkot. Imbauan sudah disampaikan ke anggotanya, para PKL sudah menerima selebaran dan intinya kami pedagang sepakat meliburkan diri, hal itu diungkapkan ketua Paguyuban PKL Yoke.<br />
PKL tak mangkal di Alun-Alun sejak Minggu hingga Selasa depan. Kami menyadari kalau tamu harus steril. Partisipasi kami ya tidak berjualan dan membersihkan lokasi usaha. Kesadaran 141 anggota paguyuban, lanjutnya, karena pemkot sudah memberikan lokasi bagi mereka untuk berjualan. Apalagi, sesuai peraturan daerah di Alun-Alun tidak diperbolehkan untuk mangkal PKL. &#8221;Karena ada kebijakan wali kota, kami tetap bisa berjualan.<br />
Penataan juga dilakukan di kawasan ring-road barat. Aspal di beberapa bagian diperbaiki, rambu-rambu lalu lintas yang hilang diganti dan mengganti lampu penerangan. Sebab, di Wisma Haji yang ada di ring road juga akan dipakai pameran produk seluruh Indonesia. &#8221;Penataan sudah berjalan seminggu ini. Kegiatan ini rutin tidak hanya karena adanya rencana kedatangan Presiden, hal itu diungkapkan Gaguk Hariyono selaku Kepala Dinhubkominfo.<br />
Untuk penataan ini sudah dikoordinasikan dengan Polresta Madiun. Namun, hingga kemarin, belum ada kepastian pengalihan jalur kendaraan. Belum fix, karena masih perlu koordinsi dengan panitia dari pusat dan Jatim.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.madiunkota.go.id/sambut-kedatangan-presiden-sby-pemerintah-kota-madiun-berbenah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
